Melatih Secara Sempurna Otot Besar dan Otot Kecil

Dalam olahraga fitness pernahkah anda mendengar istilah otot besar dan otot kecil? Tahukah anda perbedaan antara otot besar dan otot kecil? Secara sederhana, otot besar merupakan otot-otot yang terdiri dari otot dada, otot bahu, otot kaki dan otot punggung. Sedangkan otot kecil terdiri dari otot lengan (otot bicep dan tricep), otot perut dan otot betis.

Otot besar dan otot kecil harus sama-sama dilatih dengan baik, karena perpaduan keduanya dapat menghasilkan otot-otot ideal sesuai dengan apa yang anda dambakan. Lalu, bagaimana cara melatih otot besar dan otot kecil?

Dalam latihan fitness, ada baiknya otot besar didahulukan daripada otot kecil. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan melatih otot besar membutuhkan tenaga yang lebih besar ketimbang melatih otot kecil.

Gerakan-gerakan dalam latihan otot besar terutama untuk otot dada, otot bahu dan otot punggung biasanya juga merupakan gerakan compound (gerakan gabungan) dari beberapa jenis otot. Misalnya ketika anda melakukan latihan bench press (otot dada), otot lengan dan otot bahu anda juga ikut dilatih. Sehingga, ketika anda melatih otot dada, maka otot lengan dan bahu anda secara tidak langsung juga ikut terbentuk.

Sedangkan jika anda hanya melatih satu otot kecil saja misalnya otot bicep, maka efek otot yang dilatih hanya otot bicep saja. Ketika anda melatih otot bicep, maka otot punggung, dada, bahu tidak akan ikut bekerja. Demikian juga ketika anda melatih otot tricep atau otot perut maka hanya satu jenis otot saja yang dilatih.

Panduan latihan fitness yang baik adalah dengan memadukan jenis-jenis latihan otot besar dan otot kecil. Saat fitness, dahulukan latihan otot besar kemudian otot kecil. Berikut beberapa strategi fitness untuk melatih semua otot besar dan otot kecil:

1. Dalam satu hari latihan usahakan minimal melatih satu jenis otot besar dan satu otot kecil

Dalam satu hari latihan fitness, usahakan melatih otot besar dan otot kecil. Misalnya jika anda ingin melatih otot bicep, maka padukan dengan latihan dada (chest). Jika anda ingin latih otot tricep cobalah menambahkan latihan otot punggung. Jika anda ingin melatih otot perut, tambahkan menu latihan otot kaki dan otot bahu.

Tidak disarankan jika anda melatih beberapa jenis otot besar saja atau melatih otot-otot kecil dalam satu hari tanpa melibatkan otot besar. Perpaduan kedua latihan tersebut akan membawa hasil yang jauh lebih efektif.

2. Dahulukan latihan otot besar terlebih dahulu baru kemudian melatih otot kecil

Ketika menyusun program latihan, ada baiknya melatih otot-otot besar terlebih dahulu, setelah itu baru anda melatih otot kecil. Seperti yang sudah saya jelaskan pada paragraf2 sebelumnya, melatih otot besar membutuhkan tenaga yang lebih besar, sehingga ada baiknua anda melatihnya ketika tenaga anda masih full.

3. Jangan melatih satu jenis otot yang sama pada hari yang sama

Anda tidak disarankan melatih jenis otot yang sama pada hari latihan yang sama. Sebagai contoh, anda melatih otot bahu dan punggung dalam satu hari. Hal ini dikarenakan otot punggung dan otot bahu sama-sama jenis otot besar. Ada baiknya anda melatih satu jenis otot besar dan setelah melatih otot besar anda melatih otot kecil.

Misalnya dalam satu hari anda melatih otot punggung. Ada baiknya anda juga melatih otot kecil anda seperti otot betis, bicep atau triceps. Perpaduan latihan otot besar dan otot kecil bisa memberikan hasil yang lebih baik.

Selamat mencoba.. Semoga sukses.. Salam sehat..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s